• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Analis Ungkap Alasan IHSG Anjlok 4%, Investor Wajib Pantau Hal Ini

Analis Ungkap Alasan IHSG Anjlok 4%, Investor Wajib Pantau Hal Ini

May 18, 2026
Loker! OJK Buka Pendaftaran Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral

Loker! OJK Buka Pendaftaran Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral

July 15, 2026
Bukan OJK, Ini yang Jadi Pengawas Pusat Finansial Internasional (PFII)

Bukan OJK, Ini yang Jadi Pengawas Pusat Finansial Internasional (PFII)

July 15, 2026
Tak Terduga! Ada Kekuatan Besar di Pasar Saham RI

Tak Terduga! Ada Kekuatan Besar di Pasar Saham RI

July 15, 2026
Rekening Nasabah Bank Jambi Rp144,82 M Dibobol, Warga Asing Terlibat

Rekening Nasabah Bank Jambi Rp144,82 M Dibobol, Warga Asing Terlibat

July 15, 2026
Jurus BI Berhasil! SBN dan SRBI Kebanjiran Dana Asing Rp 105 Triliun

Jurus BI Berhasil! SBN dan SRBI Kebanjiran Dana Asing Rp 105 Triliun

July 15, 2026
OJK Serahkan Kasus Prolife ke Kejaksaan, Henry Surya Jadi Tersangka

OJK Serahkan Kasus Prolife ke Kejaksaan, Henry Surya Jadi Tersangka

July 15, 2026
UU P2SK Dorong Pendalaman Pasar, Kunci Perkuat Investasi

UU P2SK Dorong Pendalaman Pasar, Kunci Perkuat Investasi

July 15, 2026
Video: 8 Program OJK Jalankan UU P2SK: Ekonomi Hijau

Video: 8 Program OJK Jalankan UU P2SK: Ekonomi Hijau

July 15, 2026
Perdagangan RI-China Tembus US Miliar via LCT, Dolar Mulai Tergeser?

Perdagangan RI-China Tembus US$9 Miliar via LCT, Dolar Mulai Tergeser?

July 15, 2026
Misbakhun Kasih Bukti Surat Utang Danantara Bukan Tempat Cuci Uang

Misbakhun Kasih Bukti Surat Utang Danantara Bukan Tempat Cuci Uang

July 15, 2026
RI Punya Bursa Mineral Mulai 2027, OJK & DPR Berikan Penjelasan

RI Punya Bursa Mineral Mulai 2027, OJK & DPR Berikan Penjelasan

July 15, 2026
IHSG Stagnan di Level 6.000an, BBRI dan BMRI Jaga Gawang

IHSG Stagnan di Level 6.000an, BBRI dan BMRI Jaga Gawang

July 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Analis Ungkap Alasan IHSG Anjlok 4%, Investor Wajib Pantau Hal Ini

2 months ago
in News
Analis Ungkap Alasan IHSG Anjlok 4%, Investor Wajib Pantau Hal Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok lebih dari 4% hari ini. Sejumlah analis pun menjelaskan penyebab hingga proyeksi pergerakannya ke depan.

Diketahui, IHSG ambruk hari ini, Senin (18/5/2026). Sepanjang sesi 1, IHSG bergerak di rentang 6.398,79-6.631,28 dan sempat turun lebih dari 4%.

Pada akhir sesi 1, IHSG bertengger di level 6.470,35, turun 252,97 poin atau -3,76%. Sebanyak 715 emiten turun, 154 tidak bergerak, dan hanya 90 yang naik.

Nilai transaksi hingga akhir jeda makan siang mencapai Rp 11,94 triliun, melibatkan 20,07 miliar saham, dalam 1,71 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 11.343 triliun, turun Rp 482 triliun.

Head of Research at Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, sentimen utama pergerakan IHSG hari ini adalah outflow investor setelah adanya rebalancing MSCI dan FTSE Russell.

Tekanan kedua IHSG disebut berasal dari saham Bank mandiri (BMRI) yang gap-down karena masuk dalam periode ex-dividend. Sementara sentimen ketiga dan keempat adalah rupiah yang melemah dan pasar yang wait & see jelang keputusan BI Rate 20 Mei.

“Investor bisa mencermati area support dan resistance IHSG di range 6.300-6.600,” pungkap Wafi kepada CNBC Indonesia.

Di sisi lain, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, saat ini IHSG sudah menutup area gap dan mencapai target koreksinya. Dari sisi sentimen, pihaknya mencermati dengan adanya konflik geopolitik yang berlarut-larut kembali meningkatkan harga minyak mentah dunia.

Selain itu, IHSG juga tertekan pergerakan bursa global dan mayoritas bursa Asia yang terkoreksi ditambah dengan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS yang masih tertekan dan saat ini berada di level Rp 17.676/USD.

“Kemudian IHSG tertekan dengan adanya pengumuman dari MSCI dan FTSE yang masih membekukan indeks Indonesia dan mengeluarkan beberapa emiten dari konstituennya, dimana hal ini akan menimbulkan outflow yang cukup besar di akhir Mei nanti. Support 6.365, resistance 6.587,” jelas Herditya yang kerap disapa Didit.

Sementara itu, melansir riset Pilar Mas Sekuritas, selain sentimen di atas, pelaku pasar juga bereaksi negatif terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut bahwa penduduk di area pedesaan tidak menggunakan mata uang dolar AS. Komentar yang diharapkan dapat menenangkan pasar, nyatanya justru menjadi sentimen negatif di pasar.

“Pelaku pasar menilai pernyataan itu memperlihatkan kurangnya kepekaan pemerintah terhadap urgensi stabilisasi mata uang. Ini sebagai sinyal lemahnya komitmen pemerintah dan otoritas lainnya dalam menjaga nilai tukar dan membangun kredibilitas fundamental ekonomi nasional di mata investor global,” jelasnya

Dalam skenario ini, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan aksi beli (buy) dengan support dan resistance IHSG hari ini di rentang 5.725 – 6.050.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Loker! OJK Buka Pendaftaran Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral

Loker! OJK Buka Pendaftaran Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral

July 15, 2026
Bukan OJK, Ini yang Jadi Pengawas Pusat Finansial Internasional (PFII)

Bukan OJK, Ini yang Jadi Pengawas Pusat Finansial Internasional (PFII)

July 15, 2026
Tak Terduga! Ada Kekuatan Besar di Pasar Saham RI

Tak Terduga! Ada Kekuatan Besar di Pasar Saham RI

July 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .