• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1

Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1

April 30, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000

July 6, 2026
IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini

IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini

July 6, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TLKM hingga ARCI

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TLKM hingga ARCI

July 6, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Menanti Sinyal Baru The Fed

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Menanti Sinyal Baru The Fed

July 6, 2026
Penataan Ulang BUMN Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK

Penataan Ulang BUMN Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK

July 6, 2026
TRIS Rencana Buyback Saham Rp15 Miliar

TRIS Rencana Buyback Saham Rp15 Miliar

July 6, 2026
IHSG Makin Murah dalam 6 Bulan, Saham Ini Jadi Buruan Asing

IHSG Makin Murah dalam 6 Bulan, Saham Ini Jadi Buruan Asing

July 6, 2026
Sempat Rp18.000/US$ di Semester I-2026, Rupiah Masih Terancam

Sempat Rp18.000/US$ di Semester I-2026, Rupiah Masih Terancam

July 6, 2026
Baru Akuisisi VISI, Raffi-Nagita Langsung Jual Aset Rp75 Miliar

Baru Akuisisi VISI, Raffi-Nagita Langsung Jual Aset Rp75 Miliar

July 6, 2026
Awal Juli Asing Sudah Net Sell Rp 2,73 T, Saham Ini Banyak Dijual

Awal Juli Asing Sudah Net Sell Rp 2,73 T, Saham Ini Banyak Dijual

July 6, 2026
Skandal Besar! Presiden RI dan Satu Dunia Kena Tipu

Skandal Besar! Presiden RI dan Satu Dunia Kena Tipu

July 5, 2026
KB Bank PHK Ratusan Karyawan, OJK Buka Suara

KB Bank PHK Ratusan Karyawan, OJK Buka Suara

July 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 6, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1

2 months ago
in Lifestyle
Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Tekanan jual investor asing membayangi pasar saham domestik pada perdagangan sesi pertama Kamis (30/4/2026), seiring dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 2%.

Pada penutupan sesi I, IHSG tercatat di level 6.926,55 atau turun 175 poin (-2,42%). Level ini sekaligus menjadi titik terendah sepanjang tahun 2026. Secara year-to-date (ytd), IHSG juga telah terkoreksi sekitar 20%, mencerminkan tekanan yang semakin dalam di pasar ekuitas domestik.

Data intraday menunjukkan investor asing masih melanjutkan aksi jual bersih (net sell) dengan nilai mencapai Rp977,1 miliar. Total nilai beli asing tercatat Rp4 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp5 triliun.

Aksi jual asing terfokus pada saham-saham big caps, khususnya sektor perbankan dan komoditas.

Berikut saham dengan net foreign sell terbesar pada sesi I:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp383,8 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp285,6 miliar
  3. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) – Rp143,0 miliar
  4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) – Rp46,1 miliar
  5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – Rp37,8 miliar
  6. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) – Rp22,5 miliar
  7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) – Rp21,4 miliar
  8. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) – Rp16,1 miliar
  9. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) – Rp15,4 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO) – Rp14,8 miliar

Di tengah derasnya outflow, asing masih terlihat melakukan akumulasi terbatas pada sejumlah saham, meski belum cukup kuat untuk menahan pelemahan indeks.

Saham dengan net foreign buy terbesar antara lain:

  1. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp37,9 miliar
  2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp31,9 miliar
  3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Rp19,5 miliar
  4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) – Rp16,5 miliar
  5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) – Rp16,0 miliar

Seluruh sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh infrastruktur, barang baku dan energi.

Sementara itu, emiten tambang batu bara Grup Sinar Mas, Dian Swastatika Sentosa (DSSA), menjadi beban utama kinerja IHSG dengan pelemahan 13,22 indeks poin. Lalu diikuti oleh BBRI dan BBCA dengan pelemahan masing-masing 12,54 dan 11,71 indeks poin.

Emiten lainnya yang menjadi pemberat IHSG termasuk BREN, MEGA, TPIA, BRPT, MDKA, AMMN dan UNTR.

Analis Doo Financial Futures mengatakan, sentimen yang menghantam IHSG masih seputar ketidakpasian geopolitik global yang masih terjadi saat ini.

“Secara umum memang global masih risk off dari ketidakpastian perdamaian di timteng, harga minyak yg kembali naik, merespon ancaman militer terbaru Trump dan FOMC yang hawkish semalam,” ujarnya saat dihubungi oleh CNBC Indonesia, Kamis (30/4/2026).

Selain itu, belum ada pengungkit dari dalam negeri yang dapat dijadikan angin segar bagi pasar saham Indonesia. Nilai mata uang Rupiah terus mencetak pelemahan tertinggi, ditambah dengan kekhawatiran defisit anggaran. Belum lagi persoalan rebalancing dari MSCI yang juga masih menghantui.

“Belum ada sentimen yang bisa mengunkit, walau valuasi beberapa saham blue chip sudah cukup menarik, namun downside geopolitikal dan AI bubble masih mengancam,” tambahnya.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kembali Dekati Rp18.000

July 6, 2026
IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini

IHSG Dibuka Naik 0,24% Pagi Ini

July 6, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TLKM hingga ARCI

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TLKM hingga ARCI

July 6, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .