• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Tembus Rp17.630

Breaking News! Dolar AS Tembus Rp17.630

May 18, 2026
Video: Sentimen MSCI – FTSE Bikin IHSG Ambruk Lebih Dari 4%

Video: Sentimen MSCI – FTSE Bikin IHSG Ambruk Lebih Dari 4%

May 18, 2026
Breaking! Nilai Rupiah Turun 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

Breaking! Nilai Rupiah Turun 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

May 18, 2026
Breaking! Rupiah Koreksi 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

Breaking! Rupiah Koreksi 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

May 18, 2026
Susunan Terbaru Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia (GIAA)

Susunan Terbaru Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia (GIAA)

May 18, 2026
Breaking News! Efek MSCI Makin Terasa, IHSG Anjlok 4,31%

Breaking News! Efek MSCI Makin Terasa, IHSG Anjlok 4,31%

May 18, 2026
IHSG Terus Anjlok & Melemah Hingga 3,6% ke 6.400-an

IHSG Terus Anjlok & Melemah Hingga 3,6% ke 6.400-an

May 18, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3,61%, Ada Panic Selling Gegara MSCI-FTSE

Breaking! IHSG Anjlok 3,61%, Ada Panic Selling Gegara MSCI-FTSE

May 18, 2026
Telkom (TLKM) Umumkan RUPS 8 Juni 2026, Mau Bahas Hal Penting Ini

Telkom (TLKM) Umumkan RUPS 8 Juni 2026, Mau Bahas Hal Penting Ini

May 18, 2026
IHSG Tiba-tiba Dibuka Anjlok 2,59%, Ini Penyebabnya

IHSG Tiba-tiba Dibuka Anjlok 2,59%, Ini Penyebabnya

May 18, 2026
Dolar AS Makin Perkasa Lawan Rupiah, Tembus Rp 17.600

Dolar AS Makin Perkasa Lawan Rupiah, Tembus Rp 17.600

May 18, 2026
IHSG Anjlok Lebih Dari 2%, Sentuh Level 6.500-an

IHSG Anjlok Lebih Dari 2%, Sentuh Level 6.500-an

May 18, 2026
Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

Breaking! Efek MSCI-FTSE Masih Lanjut, IHSG Dibuka Ambruk 2,59%

May 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Breaking News! Dolar AS Tembus Rp17.630

2 hours ago
in Market
Breaking News! Dolar AS Tembus Rp17.630
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan pertama pekan ini dengan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda pada perdagangan Senin (18/5/2026) dibuka di zona merah. Rupiah melemah tajam hingga 0,97% dan terdepresiasi ke level Rp17.630/US$.

Posisi tersebut berbalik dari perdagangan terakhir pekan lalu, Rabu (13/5/2026), sebelum libur panjang. Saat itu, rupiah ditutup menguat 0,17% ke level Rp17.460/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,09% ke level 99,370.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen eksternal. Salah satu faktor utama datang dari alotnya perundingan AS-Iran untuk menyudahi konflik, yang membuat permintaan terhadap dolar AS di pasar global tetap tinggi.

Tekanan tersebut terlihat dari pergerakan indeks dolar AS yang terus menguat sejak pekan lalu. Dolar AS menguat selama lima hari beruntun pada perdagangan Jumat dan berada di jalur kenaikan mingguan terbesar dalam dua bulan terakhir.

Penguatan dolar AS terjadi seiring berubahnya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter bank sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed. Pasar mulai melihat peluang kenaikan suku bunga kembali terbuka, setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan tekanan harga masih meningkat.

Kondisi tersebut juga mendorong imbal hasil atau yield US Treasury terus naik. Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sempat menyentuh 4,581%, level tertinggi dalam setahun, di tengah kekhawatiran inflasi akibat perang Iran dan terganggunya aktivitas di Selat Hormuz.

Sejumlah pejabat The Fed dalam beberapa kesempatan terakhir juga menegaskan bahwa menjaga tekanan inflasi tetap terkendali masih menjadi prioritas utama. Sebagian pejabat bahkan tidak menutup kemungkinan kenaikan suku bunga kembali dilakukan apabila tekanan harga terus meningkat.

Merujuk CME FedWatch, pelaku pasar kini memperkirakan peluang The Fed menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada pertemuan Desember mencapai 48,4%. Angka ini melonjak dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya sebesar 14,3%.

Menguatnya dolar AS di pasar global pada akhirnya dapat membatasi ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah. Kondisi ini membuat rupiah masih rentan bergerak tertekan pada awal perdagangan pekan ini.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Sentimen MSCI – FTSE Bikin IHSG Ambruk Lebih Dari 4%

Video: Sentimen MSCI – FTSE Bikin IHSG Ambruk Lebih Dari 4%

May 18, 2026
Breaking! Nilai Rupiah Turun 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

Breaking! Nilai Rupiah Turun 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

May 18, 2026
Breaking! Rupiah Koreksi 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

Breaking! Rupiah Koreksi 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

May 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .