• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Full Senyum, IHSG Lompat 2,34% Dekati Level 7.700

Investor Full Senyum, IHSG Lompat 2,34% Dekati Level 7.700

April 14, 2026
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Investor Full Senyum, IHSG Lompat 2,34% Dekati Level 7.700

6 months ago
in Market
Investor Full Senyum, IHSG Lompat 2,34% Dekati Level 7.700
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 2,34% atau naik 175,76 poin ke level 7.675,95 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (14/4/2026).

Sebanyak 548 saham naik, 151 turun, dan 119 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 24,85 triliun, melibatkan 53,31 miliar saham dalam 3,11 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 13.710 triliun.

Nyaris seluruh sektor perdagangan menguat dengan kenaikan terbesar dicatatkan sektor infrastruktur dan barang baku, sedangkan hanya konsumer non primer yang melemah hari ini.

Emiten konglomerat dan saham-saham blue chip fundamental kompak menguat signifikan hari ini. Adapun penggerak utama kinerja IHSG hari ini yakni DSSA, MORA, BBRI, BRPT, BBCA, BREN, AMMN dan BMRI.

Adapun pergerakan pasar finansial dan komoditas global pada hari ini diwarnai oleh berbagai rilis data makroekonomi utama dari kawasan Asia seperti Neraca Perdagangan China, PPI AS, serta dinamika geopolitik yang masih memanas karena tidak ditemukannya titik tengah negosiasi perang Iran-AS.

Militer Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang keluar dari pelabuhan Iran pada Senin sementara Teheran mengancam akan membalas terhadap pelabuhan negara-negara tetangganya di kawasan Teluk setelah perundingan akhir pekan di Islamabad untuk mengakhiri perang mengalami kegagalan.

Seorang pejabat AS mengatakan komunikasi dengan Iran masih terus berlangsung, dan terdapat kemajuan dalam upaya mencapai kesepakatan. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga menyatakan bahwa upaya penyelesaian konflik masih berjalan.

Namun, harga minyak kembali naik menembus US$100 per barel, tanpa tanda-tanda pembukaan cepat Selat Hormuz untuk meredakan gangguan pasokan terbesar yang pernah terjadi, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap ketahanan gencatan senjata dua pekan yang dicapai pekan lalu.

Trump mengatakan Iran telah menghubungi AS pada Senin dan ingin mencapai kesepakatan, tetapi ia tidak akan menyetujui perjanjian apa pun yang memungkinkan Teheran memiliki senjata nuklir.

“Iran tidak akan memiliki senjata nuklir. Kita tidak bisa membiarkan sebuah negara memeras atau mengancam dunia,” kata Trump dikutip dari Reuters.

Sejak Amerika Serikat dan Israel memulai perang pada 28 Februari, Iran secara efektif menutup Selat Hormuz bagi semua kapal kecuali miliknya sendiri, dengan menyatakan bahwa pelayaran hanya diizinkan di bawah kendali Iran dan dengan pembayaran biaya tertentu.

Trump mengatakan Washington akan memblokir kapal-kapal Iran dan kapal mana pun yang membayar biaya tersebut, serta kapal-kapal “serangan cepat” Iran yang mendekati blokade akan dimusnahkan.

Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, memperingatkan bahwa upaya militer asing untuk mengawasi selat itu akan memperparah krisis dan ketidakstabilan terhadap keamanan energi global.

Sekutu NATO termasuk Inggris dan Prancis mengatakan mereka tidak akan terseret ke dalam konflik dengan ikut serta dalam blokade tersebut. Mereka justru menekankan pentingnya membuka kembali jalur laut itu, yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Adapun eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memberikan tekanan pada ekonomi global yang merambat ke Indonesia melalui tiga jalur utama.

Pertama adalah jalur finansial, di mana ketidakpastian memicu sentimen risk-off.Modal asing bergerak keluar dari negara berkembang menuju aset safe haven di AS, yang secara otomatis menguatkan indeks dolar (DXY) dan menekan nilai tukar Rupiah.

Kedua, jalur komoditas; potensi gangguan pelayaran di Selat Hormuz menaikkan harga minyak mentah dunia. Namun, hal ini memberikan kompensasi tidak langsung bagi Indonesia melalui kenaikan harga komoditas ekspor andalan seperti batu bara, CPO, nikel, dan emas.

Ketiga, jalur perdagangan; gangguan rantai pasok dan logistik maritim berpotensi memicu stagflasi global, yaitu kondisi perlambatan pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan lonjakan inflasi.

Di tengah tekanan tersebut, fundamental ekonomi domestik dinilai tetap solid. Inflasi yang sempat meninggi pada awal tahun akibat efek basis rendah dari pencabutan subsidi listrik kini mulai melandai dan berada pada target sasaran BI, yakni 2,5% ± 1%.

Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi juga dinilai krusial untuk menjaga daya beli sekaligus menstabilkan Rupiah. Dengan indikator produksi yang masih ekspansif, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 diyakini mampu mencapai 5,2%.

Sebagai bentuk respons mitigasi, Bank Indonesia menyiagakan pemantauan pasar 24 jam dengan mengoptimalkan kantor perwakilan di London dan New York, serta melakukan intervensi likuiditas secara terukur di pasar spot, Non-Deliverable Forward (NDF) global, maupun Domestic NDF (DNDF).

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .