• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Matahari (LPPF) Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing, Ada Apa?

Matahari (LPPF) Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing, Ada Apa?

April 17, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Matahari (LPPF) Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing, Ada Apa?

6 months ago
in News
Matahari (LPPF) Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Raksasa ritel “Matahari Department Store” resmi hengkang. Hal ini menyusul keputusan penggantian nama PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) menjadi PT MDS Retailing Tbk.

Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 April 2026 lalu. Namun, dalam keterbukaan informasi, tidak dijelaskan lebih lanjut alasan dari pergantian nama tersebut.

“Menyetujui perubahan nama Perseroan dari “PT Matahari Department Store Tbk. menjadi PT MDS Retailing Tbk.,” kata Corporate Secretary LPPF Susanto dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (17/4/2026).

Oleh karena itu, perusahaan melakukan perubahan Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan tentang Nama Perseroan.

Mengutip keterbukan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), putusan tersebut telah direstui oleh para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 April 2026.

“Bersama ini kami sampaikan kepada para pemegang saham Perseroan bahwa Perseroan akan melaksanakan pembagian dividen tunai final dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (Dividen Final) sebesar Rp 250 per saham,” tulis manajemen, Jumat (17/4/2026).

Dalam RUPST tersebut, para pemegang saham LPPF juga menyepakati pembagian dividen final untuk tahun buku 2025 sebesar Rp250 per saham.

Adapun cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 23 April 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 24 April 2026. Kemudian, cum dividen di pasar tunai pada 27 April 2026, sedangkan ex dividen di pasar tunai pada 28 April 2026.

Lalu, batas akhir pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham (Recording Date yang berhak atas dividen) pada 27 April 2026. Sedangkan pembayaran dividen final pada 04 Mei 2026.

Berdasarkan kinerja keuangan, LPPF mencetak pendapatan bersih senilai Rp 5,78 triliun pada 2025, atau turun 9,6% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp 6,39 triliun. Adapun laba bersih LPPF juga terkoreksi 12,4% secara year on year (yoy) menjadi Rp 725,4 miliar dibandingkan dengan 2024 sebesar Rp 827,7 miliar.

(fsd/fsd)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .