• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180

Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180

April 17, 2026
Mengecewakan, Dividen ITMG Turun 52% Jadi US$ 115 Juta

Mengecewakan, Dividen ITMG Turun 52% Jadi US$ 115 Juta

April 17, 2026
Topang Ekonomi, Ini Keuntungan Perbankan Fokus Garap Segmen UMKM

Topang Ekonomi, Ini Keuntungan Perbankan Fokus Garap Segmen UMKM

April 17, 2026
Media Asing Soroti Saham Gorengan RI, Ungkap Fakta Menohok Ini

Media Asing Soroti Saham Gorengan RI, Ungkap Fakta Menohok Ini

April 17, 2026
Jadi Tersangka, Segini Harta Kekayaan Ketua Ombudsman Hery Susanto

Jadi Tersangka, Segini Harta Kekayaan Ketua Ombudsman Hery Susanto

April 17, 2026
Tidak Bisa Dibilang Rentan, Ini Fakta UMKM RI Strong

Tidak Bisa Dibilang Rentan, Ini Fakta UMKM RI Strong

April 17, 2026
Matahari (LPPF) Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing, Ada Apa?

Matahari (LPPF) Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing, Ada Apa?

April 17, 2026
Pasar Uang RI Penuh Gejolak, LPEM Sarankan BI Hati-Hati

Pasar Uang RI Penuh Gejolak, LPEM Sarankan BI Hati-Hati

April 17, 2026
IHSG Happy Weekend, Naik 0,17% ke Level 7.634

IHSG Happy Weekend, Naik 0,17% ke Level 7.634

April 17, 2026
Di Tengah Perang, Begini Kondisi Para Miliuner Israel

Di Tengah Perang, Begini Kondisi Para Miliuner Israel

April 17, 2026
BEI Buka Gembok Saham Emiten Udang (UDNG)

BEI Buka Gembok Saham Emiten Udang (UDNG)

April 17, 2026
Video: Transaksi Hormuz Anjlok 90% – Rupiah Tembus Rp20.200 per Euro

Video: Transaksi Hormuz Anjlok 90% – Rupiah Tembus Rp20.200 per Euro

April 17, 2026
Di Tengah Perang, Begini Kondisi Para Miliarder Israel

Di Tengah Perang, Begini Kondisi Para Miliarder Israel

April 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 17, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180

16 hours ago
in Lifestyle
Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (17/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah harus mengakhiri perdagangan jelang akhir pekan di zona merah dengan koreksi sebesar 0,32% ke level Rp17.180/US$. Level tersebut menjadi posisi penutupan terlemah rupiah sepanjang masa yang baru. Kondisi ini juga membuat rupiah semakin mendekati level psikologis Rp17.200/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 98,240.


Pelemahan rupiah hari ini terutama dipengaruhi faktor eksternal, khususnya penguatan dolar AS di pasar global yang kembali menekan mata uang negara lain, termasuk rupiah. Tekanan tersebut juga tercermin dari pergerakan mayoritas mata uang Asia yang terpantau melemah terhadap greenback.

Kondisi ini menunjukkan dolar AS kembali diburu pelaku pasar global. Padahal sebelumnya, sentimen pasar sempat membaik seiring gencatan senjata antara Israel dan Lebanon serta prospek pembicaraan baru antara AS dan Iran, yang sempat mendorong investor melepas aset safe haven.

Gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel mulai berlaku pada Kamis kemarin. Presiden AS Donald Trump juga mengatakan bahwa pertemuan lanjutan antara AS dan Iran berpeluang digelar pada akhir pekan ini.

Meski begitu, negosiator AS dan Iran dilaporkan mulai menurunkan ambisi untuk mencapai kesepakatan damai yang komprehensif. Kini, kedua pihak disebut lebih fokus mengejar nota kesepahaman sementara untuk mencegah konflik kembali pecah, sementara isu nuklir masih menjadi hambatan utama.

Pelaku pasar kini juga mencermati bagaimana bank sentral akan merespons tekanan inflasi yang dipicu perang, terutama dari lonjakan harga energi. Sejauh ini, mayoritas otoritas moneter masih mengambil sikap hati-hati.

Ekspektasi pasar menunjukkan Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) diperkirakan akan menahan suku bunga tetap stabil tahun ini. Ini merupakan perubahan besar dibandingkan sebelum perang pecah, ketika pasar masih memperkirakan adanya dua kali pemangkasan suku bunga.

(evw/evw)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mengecewakan, Dividen ITMG Turun 52% Jadi US$ 115 Juta

Mengecewakan, Dividen ITMG Turun 52% Jadi US$ 115 Juta

April 17, 2026
Topang Ekonomi, Ini Keuntungan Perbankan Fokus Garap Segmen UMKM

Topang Ekonomi, Ini Keuntungan Perbankan Fokus Garap Segmen UMKM

April 17, 2026
Media Asing Soroti Saham Gorengan RI, Ungkap Fakta Menohok Ini

Media Asing Soroti Saham Gorengan RI, Ungkap Fakta Menohok Ini

April 17, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .